Thursday, May 30, 2013

Contoh Script/narasi Film Pendek



Semester Ganjil

Scene 1
“waktu menunjukan Pukul : 07.15 WIB,Ibu Prety mulai melangkah layak nya seorang pramugari menuju ruang bekerja nya.dalam keadaan keluh kesah yang menyelimuti pagi nya,entah alasan apa yang membuat nya seperti tidak bergairah untuk menyambut pagi.Ibu pretty duduk di kursi kesayangan nya yang baru 2 tahun ini menemani kinerja nya.tak lama kemudian Ibu Pretty mengambil sebuah Board Marker berwarna merah dan mau membuat pengumuman tentang persyaratan daftar Ulang bagi mahasiswa yg sudah membayar uang kuliah,apa yg terjadi?sudah 2 Board Marker yg beliau coba namun tak satupun yang berisi.karena kesal,dan pagi itupun ibu Pretty lagi dalam keadaan Mood Darurat.tak lama berselang,ibu susi mengeluarkan Induk tinta Board marker dari sarang nya dan memasukan kedalam Gelas air minum nya.
Pukul 10:01
“ditempat yang berbeda,Karin (seorang mahasiswi) lagi meneguk segelas Fanta Merah di lantai 2 Gedung 3 Kampus.

Scene 2
“Karine masih dalam posisi dimana dia meneguk minuman nya,lalu karin menghubungi teman satu kelas nya yang memang udah bisa di bilang saudara kharib nya yg bernama “Fredo” (seorang mahasiswa).terjadilah percakapan antara Fredo dan Karin via telpone genggam.fredo terbangun saat Karin menghubunginya,fredo dalam keadaan terbujur di atas ranjang tua.Karine memberikan informasi bahwasanya hari ini Pembayaran dan daftar ulang kuliah sudah di buka.Fredo berusaha bangkit dari ranjang nya,dan menghakiri perbincangan dengan karine.
“karin pun langsung menuju ruang  kerja Ibu Pretty dengan tujuan Daftar ulang,persyaratan demi persyaratan pun di keluarkan oleh karin.di akhir tahap terjadilah kekurangan persayaratan dari karin yakni surat bebas pustaka.
“di tempat yang berbeda,Fredo td yg sudah bangkit dari ranjang tua nya mencoba menghubungi “Alysa” (seorang mahasiwi) yg di anggap nya sebagai teman penghasil informasi yg cepat dan dapat di percaya.dan Alysa pun ikut membenarkan informasi yg di berikan karin kepada Fredo.Alysa dalam posisi berdandan mau menuju kampus untuk melihat Pengumuman tentang perihal pembayaran dan daftar ulang Perkuliahan.alysa pun menawarkan pergi bersama dengan Fredo,awal nya Fredo ragu,karna dia masih dalam keadaan  stengah sadar (baru bangun tidur) disisi lain,alysa sudah berdandan.tapi alysa mau menunggu Fredo dan akhirnya mereka ke kampus 2 bersama.
“Fredo menghakiri panggilan nya Via telpon dan mandi untukk bersiap-siap menuju kampus.sebelum ke kampus,fredo menjemput Alysa terlebih dahulu di kosan nya sesuai janji di percakapan tadivia telephone.



Scene 3
“Sesampai di Kampus dan langsung menuju lantai 2 dimana  pusat Papan Informasi bagi semua Fakultas.sesampai di lantai 2,Fredo dan Alysa berpapasan dengan Karin yang baru saja keluar dari kantor Ibu Pretty.terjadilah percakapan,karni menanyakan kapan Fredo dan alysa datang.fredo berusaha menjawab,tp alysa memotong pembicaraan dan langsung menanyakan kepada karin dimana lebih tepatnya Informasi tentang pembayaran dan daftar ulang perkuliahan Fakultas kita di pajang ?.karin menunjukan ke arah papan informasi yg berada di belakang Fredo tanpa suara.alysa langsung menuju papan informasi,sedangkan Karin yg terlihat seperti org tergesa-gesa entah mau kemana.fredo pun  menyajikan pertanyaan untuk awal percakapan pagi ini.fredo menanyakan ke karin apakah dia sudah bayar uang kuliah,ternyata karin sudah bayar uang kuliah dan sudah Daftar ulang.tapi ada satu persyaratan yang belum lengkap yakni Surat bebas pustaka,jelas Karin kepada fredo.karin pun mengingat kan ke Fredo untuk bayar uang kuliah dan pembayaran uang kuliah bisa di lakukan di Bank terkait atau di kampus 1 lantai 1 perpustakaan.
Mendengar kampus 1 dengan tujuan yang sama dengan karin,fredo pun menawarkan untuk pergi bersama menuju kampus satu dengan alasan tujuan yang sama.tanpa basa-basi Karin pun mengindahkan tawaran dari fredo.tak lama berselang fredo dan karin pamit kepada Alysa yang lagi sibuk mencatat bahkan mendokumentasikan selebaran tentang informasi yg ada di papan.Alysa pun memngizinkan,karena alysa tidak membayar uang kuliah hari itu.
Perjalana kecil pun dari kampus 2 ke kampus 1 dilakukan oleh fredo dan karin.

Scene 4
“Sesampai di gerbang kampus 1 perpustakaan,fredo dan karin mulai berpisah di lantai 1.berhubung Fredo mau menuju Bank sedangkan Karin menuju perpustakaan lantai 2.

“tak lama kemudian,urusan di kampus 1 pun selesai fredo dan karin kembali melakukan jalan jalan kecil menuju kampus 2 untuk penyerahan surat bebas pustaka bagi karin dan daftar ulang bagi fredo.
Sesampai di depan kantor ibu pretty,fredo mundur selangkah.karin pun menarik baju fredo untuk masuk kedalam kantor ibu pretty bersamaan.tapi fredo mencoba menolak dengan alasan ‘Ladies first’ (Lagu lamo).entah hawa apa yg membuat suasana di dalam kantor ibu prety menjadi tdk bersahabat.karin yg dari td sudah bolak-balik dari kampus 1 ke 2 dan kampus 2 ke 1 mendapatkan sedikit siraman rohani (ceramah).berhubung karin mengambil 24 sks dan ibu pretty pun coba memberikan gambaran jika karin mengambil 24 SKS.tapi karin tetap bersikeras dalam arti kata tetap pada pendirian dan coba meyakinkan ibu prety.hari itu mood ibu prety juga tidak bagus,dan suasana riang tiada terasa dalam ruangan itu.
“daftar ulang karin selesai,dia melangkah keluar dengan hati sedikit jengkel.di pintu keluar karin di sambut pertanyaan dari fredo,kenapa manyun aja karin ? silahkan daftar ulang ke dalam dan rasakan apa yang terjadi nanti,karin seolah olah todak mau menjelaskan apa yg terjadi td di dalam.
Scene 5
“Giliran fredo daftar ulang,agak sedikit berbeda atmosfir di dalam kantor ibu prety.mungkin musim salju sudah datang (kapan musim salju di indonesia.lol :D),detik itu fredo di sajikan dengan sapaan dari kursi ibu prety “Mau ngurus apa nanda ?”tanya lemah lembut.mau daftar ulang buk,jawab Fredo sambil senyum.ibu pretty menjelaskan persyaratan dan fredo pun melengkapi nya.ruangan itu seperti ada angin sepoy-sepoy yg di bawa oleh kupu-kupu kecil dari luar sana.padahal ruangan itu terkenal akan suasana detak – detak Keyboar komputer dan riuh ny suara telapak sepatu para pekerja kantor.
“di sisi lain terlihat karin yg sedang menungu Fredo keluar dari ruangan ibu pretty dengan hati yang menggerutu”hehehe,,(sabar ya karin)
“tak lama kemudian,fredo keluar sambil cengar cengir seoalah mengejek lirih ke arah karin.karin pun menanyakan kepada fredo,kenapa kamu cengar cengir gitu?bukan nya di dalam habis di ceramahin?
dengan PD nya fredo menjelaskan “makanya jadi mahasiswa itu tak cukup pandai,tapi pandai-pandai” sambil berjalan menuju lantai 1.
Karin pun kesal bercampur tertawa dan menarik baju fredo dari belakang dengan cubitan kecil dan berkata ‘apa yg terjadi di dalam td,hayo apa yang kamu lakuin ? (sambil lirik manja)
Fredo (senyum)....

Scene 6
“suasana daftar ulang  mulai di padati mahasiwa yang setiap hari semakin ramai mengunjungi kantor ibu prety.hilir mudik silih berganti mahasiwa berdatangan”
Dari keramaian terlihatlah seorang mahasiwi yg bernama  Alysa yang sangat berbeda dari mahasiwi lainya.dilihat dari jutaan orang  pun dia tetap bakalan kelihatan karna dia memiliki ciri khas yg lain daripada yang lain.alysa sibuk untuk masuk ke kantor ibu prety untuk daftar ulang,berhubung  fredo dan karin sudah daftar ulang kemarin,maka hari ini alysa tampak sendirian melangsungkan kewajiban nya.(kalau gak daftar ulang,ntar di anggap BSS.hehehe)
“di tempat yg berbeda terlihat fredo dan teman- teman satu angkatan asiek ngobrol,maklum baru siap liburan rindu akan suasana kampus.karin pun juga tidak kalah  hebohnhya dengan teman-teman satu angkatanya tepat berhadapan mirror dengan fredo dan teman-teman nya ngumpul.

Scene 7
Alysa memulai daftar ulang di ruang kerja ibu pretty,hal yang serupa yang dulu pernah di rasakan oleh karin kini terjadi kepada alysa,dan alysa yang juga di kenal sebagai cewek yg  cerewet dan di saat ngomong suka ceplas ceplos kesana kemari menjawab pernyataan dari ibu prety.saya semester kemarin ambil 24 SKS ibu konfimasikan juga ko buk.kenapa sekrang sedikit ada seperti larangan.ibu pretty pun menjelaskan apa hal akibat dari seorang mahasiswa mengambil 24 SKS (Ibuk yang baik).
Akhirnya penjelasan ibu prety pun selesai dan Alysa menerima semua nya meskipun di akhir cerita alysa tetap mendapatkan 24 SKS.
“dengan langkah seribu alysa menuju keluar dan lantai 1 kampus 2.

Scene 8
“Suasana lantai 1 kampus 2 Gedung perkuliahan  semakin ramai bercampur dengan semua mahasiwa Fakultas lain.Karin menatap ke arah Alysa yg tergesa-gesa turun melalui tangga dengan paras yg tidak mengenakkan.karin pun mengajak Alysa kumpul bareng dan berhubung saat itu karin juga kumpul sama teman satu Jurusan.
Asik-asik ngobrol,karin pun menceritakan kejadian yg dia alami nya waktu daftar ulang.dan cerita itupun di perjelas oleh alysa bahwa kisah mereka sama,alysa dan karin berbincang di antara suara teman-teman yg juga lagi asik ngobrol.
Karin menjelaskan kemarin Fredo daftar ulang lancar-lancar aja ko,malahan dia cengar cengir sendirian waktu keluar dari ruangan ibu prety.itu dia fredo,coba lah tanya kalau tidak percaya (sambil menunjuk ke arah fredo),berhubung fredo juga lagi menatap ke arah sekumpulan cewek di depan nya dan fredo pun balas dengan senyuman meski tidak tau apa yg di perbincang kan Karin dan Alysa di Ujung sana.
Dengan cepat tanpa pikir panjang  alysa menyimpulkan bahwa Ibu pretty care nya sama yang cowok saja sambil menjelaskan kepada karin.tp,karin todak setuju dengan kesimpulan Alysa meskipun kemarin karin juga mendapatkan kisah yang sama dengan alysa,tapi karin menambahkan dan mencoba mngalihkan pemikiran Negative Alysa.kalau ibu prety baik sama cowok ya maklum aja,alysa.itu tanda nya ibu prety Normal dong,dan mungkin saja Mood ibu prety atau cara kita bicara sama dia tidak seperti Fredo bicara kepada ibu prety.
“Alysa pun mengindahkan penjelasan karin dan mencoba untuk menerima”
............

Scene 9
“Ruangan kerja ibu pretty dengan suasana tenang dan hening berhubung hiruk pikuk dan hilir mudik suara mahsiwa yang daftar ulang sudah tiada,karena hari ini adalah Minggu pertama perkuliahan di mulai”
Seorang pria dengan kemeja rapi,seperti nya ini bukan mahsiwa kampus ini.dengan sopan memasuki ruangan kerja ibu pretty dan bertanya dengan suara lembut penuh jawaban.benar ini ruangan kerja ibu prety ?benar dengan saya sendiri,jawab ibu dengan cepat dan gesit.ada perlu apa,tanya balik ibu prety dengan nada sedikit penasaran di benak nya.
“Alex (nama pria tampan,sopan dan ramah tamah ini.) menjelaskan maksd dan tujuan nya”saya mau ambil Gelar S1 yg mana D3 saya sudah selesai 3 bulan yg lalu dengan jurusan yang sama dengan jurusan yg ibuk urus saat ini.dan saya mau mendaftar hari ini buk,apa saja persyaratanya bu,tanya Alex dengan pulpen di tangan kanan dan kertas kosong yg kusam di tangan kiri untuk siap-siap mencatat apa saja yg di utarakan oleh ibu pretty nanti.tp ibu prety punya cara lain.(alex ,alex.ini zaman modern ko masi pake tulis tulis :P) ibu prety memberikan print out persyaratan nya kepada alex.jika ada hal yg belum faham,hubungi saya lagi sambil memberikan nomor Handphone kepada alex.di saat alex mengeluarkan handphone genggam nya,suasana terdiam dan terhenti seperti ada Kereta api lewat,semua orang wajib tertip..hahahha..
Ibu prety terdiam sambil melihat ke arah jendela tepatnya pandangan beliau mengarah kepada satu sisi di lantai bawah.terlihat lah sepasang suami istri yg lagi jalan berdua penuh canda tawa dan kebahagian yg terpancar dari mimik wajah pasangan itu,ibu prety pun terpana dan tak berdaya dengan alunan irama deguban jantung nya saat itu.

Scene 10
“Alex pun mencoba menghentikan lamunan panjang ibu prety dengan sedikit bunyi- bunyian dari suara tenggorokan nya”ehemm..ehem.” itupun tidak mampu membuat ibu prety mengalihkan pandangan nya.alex pun mencoba nya berkali-kali sampai akhirnya ibu pretty kembali ke perbincangan sambil memmberikan nmor Handphone nya.
Ibu pretty siap-siap untuk menuju pulang,mumpung Hari sudah menunjukan pukul  16:27 WIB,alex pun berpamitan keluar dan ibu pretty menjelaskan kembali.kalau masih ada yg tdk jelas,hubungi saya saja.
Oke buk,tegas alex tanpa keraguan.

Scene 11
“Ibu pretty yg lagi sibuk menunggu adik nya menjemput,sambil menelphone dan nomor yang dia tuju dalam keadaan tidak aktif.alex pun mencoba menanyakan,mumpung hari sudah sore,ibuk pulang ke arah mana?berhubung arah tujuan yang sama,alex pun menawarkan ibu prety untuk di antarkan nya ke rumah.sedikit ragu,namun ibu prety mengindahkan tawaran dari Pak Alex.

Scene 12
“Hari berganti hari,kedekatan Alex dan ibu prety tidak dapat terbendung lagi.smsan dan telphonan membahas masalah pendaftaran menuju S1 menjadi sebuah media kedekatan mereka berdua.sepertinya kedekataan ini bukan hanya sebuah arti dari kedekatan,Alex yang juga seorang pria yang masih menyandang status single dengan tittle  Amd dan sudah berkerja 3 tahun di sebuah Sekolah Menengah Atas Negeri menjadikan sebuah alasan untuk menuju jenjang  tahap yg lebih serius lagi.
“Hanya hitungan bulan,mereka melangsungkan pernikahan nya dengan Hikmat.semoga jadi keluarga Sakhinah mawadah wa rahamh ya Ibuuuuuukk.... :D

Scene 13
“Smester Genap”
Memasuki semster Genap dan masa-masa pendaftaran ulang .
Karin dan alysa melakukan rutinitasnya seperti biasa di awal-awal kuliah.bayar uang kuliah dan daftar ulang di ruangan Ibu pretty.Karin dan alysa daftar ulang bersamaan dan mendapatkan sambutan hangat dan penuh senyuman dari ibu pretty bahkan sempat di tawari minum sambil ngobrol-ngobrol pendek.
“di tempat lain,fredo masih dengan gaya lama nya menunggu di luar  dengan alasan “ladies first”
Mendengar suara tak tik tuk suara sepatu yang seirama dan suara tawa dari alysan dan karin membuat  fredo aneh.tumben bahagia kali ini,biasanya manyun terus.
Dengan serempak,karin dan alysa mengulangi kata-kata fredo semster lalu “jadi mahasiswa tak cukup pandai,tapi musti pandai –pandai ) sambil duduk ke arah tempat fredo menunggu td.dengan nada riang,karin menjelaskan bahwa di dalam td dia di tawarin minuman dan Alysa pun meng iyakan nya.
“Baru minuman,aku nanti di tawarin makan siang,kata fredo dengan anada sombong nya”
Karin dan alysa : sekrang giliran kamu fredo,perintah mereka
dengan PD fredo masuk sambil berbalik arah masuk ke ruangan Ibu prety.
Disaat daftar ulang,fredo kelihatan cool dan sedikit sok akrab dengan Ibu pretty.berhubung fredo haus dan menatap ke arah Minuman air mineral kemasan gelas di atas meja ibu prety dan mencoba meminta nya dari ibu prety.apa yang terjadi,Ibu prety melarang dan fredo shock.
Dari luar sana terdengar tawa tawa kecil dari arah tempat duduk Alysa dan karin.fredo pun mencoba menoleh ke arah luar.
Dan urusan daftar ulang pun selesai,dan fredo mendapatkan sedikit nasehat dari ibu prety dengan Nada tak biasanya “Bukti pembayaran nya jangan sampai hilang,simpan sampai wisuda nantik”
Ya buk,sambil mengambil kertas dan melangkah ke arah pintu keluar.


Scene  14
“Fredo jalan menuju keluar dari ruangan kerja ibu prety tanpa menghampiri alysa dan karin yang lagi duduk menunggu fredo”
Alysa dan karin memanggil fredo untuk pergi barengan,tapi fredo tetap maju tak gentar karena malu.
Alysa dan karin mengulang-ulang kembali kata-kata Ibu prety ketika melarang  fredo megambil air minum tadi sambil ekspresi anak alay..hahahhah...
“Dilain cerita yang tidak sempat di ambil kamera,Ibu prety mendengar pernyataan Fredo ketika mengobrol di luar  tadi dan ibu pretty pun hanya ingin mengerjai fredo agar fredo jangan sombong dan suka ke pedean.”
Namun akhirnya  ibu prety memberikan fredo air minum kemasan”
Semuanya berakhir Bahagia ,Sekian dan terima Kasih

“Cerita ini hanyalah Fiktif Belaka,jika ada nama,tempat atau perilaku tokohh yang sama dengan yang aslinya,itu semua di luar kesengajaan kami.”

“Akhir dari sebuah kesombongan,awal dari kebahagian”

Ide Cerita by Rial Meyer


No comments:

Post a Comment